INFO
  •  Selamat datang di website resmi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan 
  •  Dahani Dahanai Tuntung Tulus 

Teladani Semangat Juang Para Pahlawan

Kamis, 19 Agustus 2021

 

Teladani Semangat Juang Para Pahlawan

 

Bupati Barito Selatan, Bapak H. Eddy Raya Samsuri, S.T. mengajak semua elemen meneladani semangat juang, jiwa pengorbanan, ketangguhan, dan rasa persatuan para pahlawan.

"Karena kemerdekaan yang pada hari ini menginjak 76 ini diraih dengan tidak mudah, akan tetapi diperoleh melalui kegigihan dan perjuangan panjang para pahlawan patriot bangsa," kata Bapak Bupati saat menjadi inspektur upacara HUT ke 67 Kemerdekaan RI, Selasa 17 Agustus 2021 lalu.

Bapak Bupati Barsel mengatakan pahlawan berjuang tanpa kenal menyerah melawan penjajah, rela mengorbankan tenaga, harta  dan bahkan nyawa demi cita-cita luhur menjadikan Indonesia bangsa yang merdeka.

Meski dihadapkan dengan keadaan yang sangat sulit, dan penuh keterbatasan saat itu, namun para pahlawan tidak pernah mengeluh dan tidak pula kehilangan harapan.

Dengan dilandasi semangat gotong royong, dan rasa persatuan terus berjuang  sekuat tenaga mengusir penjajah untuk merebut dan mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia.

Untuk itu semangat juang, jiwa pengorbanan, ketangguhan, dan rasa persatuan pahlawan itu sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan dan persoalan bangsa kedepannya.

Bapak Bupati menjelaskan tantangan yang dihadapi tersebut seperti kemiskinan, bencana alam banjir dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), penyalahgunaan narkoba, globalisasi, termasuk juga pandemi Corona Virus Disease-19 (COVID-19) yang dihadapi saat ini.

"Kalau dulu para pejuang berperang melawan penjajah yang merampas kemerdekaan bangsa, dan saat ini, kita berjuang melawan pandemi COVID-19 yang merenggut kebebasan kita beraktivitas dalam 1,5 tahun terakhir ini," kata beliau membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, Bapak Sugianto Sabran.

Karena akibat pandemi ini menimbulkan dampak ke semua sendi kehidupan dan pembangunan, mulai dari kesehatan, ekonomi, sosial, ekonomi sampai pendidikan.

Sejak pandemi awal pandemi, pemerintah pusat, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah, dan pemerintah kabupaten/Kota, TNI, Polri dan semua pemangku kepentingan terus bekerja keras menangani dampak pandemi COVID-19.

Hal ini dengan melakukan refocusing, dan realokasi anggaran yang sangat besar untuk layanan kesehatan, dan penyiapan bantuan sosial, vaksinasi hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kebijakan PPKM ini tidak dipungkiri membuat masyarakat terbatasi dalam beraktivitas dan melakukan mobilitas. Namun kebijakan PPKM ini diambil bukan untuk menyengsarakan masyarakat, tapi semata-mata untuk melindungi keselamatan masyarakat," ucap beliau.

Bapak Bupati Barsel juga meminta agar memperkuat penerapan PPKM, dengan mengoptimalkan peran posko COVID-19 di tiap desa dan kelurahan untuk menggencarkan sosialisasi.

Serta penegakan disiplin protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. "Pengawasan, operasi yustisi, dan penegakan disiplin harus benar-benar dilaksanakan secara tegas, tapi tetap humanis," pinta beliau.

Laksanakan dengan sungguh-sungguh 3T (testing, tracing, treatment), karena, semakin cepat kasus positif ditemukan, semakin cepat pula masyarakat tertangani dengan baik.

Kemudian terus tingkatkan sarana prasarana fasilitas pelayanan kesehatan dan perbanyak tempat isolasi terpusat, untuk meminimalisir risiko penularan dan risiko kematian.

Pastikan juga ketersediaan berbagai kebutuhan rumah-rumah sakit dapat tercukupi, seperti obat-obatan dan oksigen, serta jangan lupa perhatikan kondisi fisik dan mental para tenaga medis.

"Lakukan langkah-langkah percepatan realisasi anggaran penanganan COVID-19 seperti insentif bagi para tenaga kesehatan dan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat kelompok ekonomi rentan," ucap Bapak Bupati.

(sumber : borneonews.co.id/e:is)


Simpan sebagai :

Berita terkait :