INFO
  •  Selamat datang di website resmi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan 
  •  Dahani Dahanai Tuntung Tulus 

TABLIGHG AKBAR / BARSEL BERSHALAWAT BERSAMA KH. ASMUNI [GURU DANAU], JUMAT 20 SEPTEMBER 2017

Rabu, 20 September 2017

 

Jakarta, InfoPublik – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan, masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan 2015 ini sudah bisa menikmati jaringan nirkabel 4G Long Term Evolution (LTE) dengan frekuensi 1.800 MHz.

Pertengahan tahun ini 4G LTE dengan 1.800MHz sudah bisa dinikmati oleh masyarakat di kluster (kelompok) tertentu, bukan di seluruh Indonesia tapi minimal di kota tertentu, kata Rudiantara disela-sela acara launching Rapotivi di Jakarta, Sabtu (21/2).

Menurutnya, penataan 4G LTE dengan frekuensi 1.800 MHz merupakan lanjutan dari 4G berfrekuensi 900MHz yang sudah diluncurkan pada Desember 2014. “Perlu penataan ke 1.800 MHz karena 4G membutuhkan frekuensi yang berkesinambungan. Setelah itu kita akan tata ke 2.100 MHz,” ujarnya.

Dijelaskannya, migrasi konsumen dari jaringan 2G ke 4G memerlukan waktu dan adaptasi. Saat ini, lanjutnya, masih ada puluhan juta pelanggan jaringan 2G di Indonesia. “Kita ini mau 2G terus apa mau Broadband? Mau SMS-an doang apa butuh internetan cepat?,” jelasnya.

Rudiantara mengatakan, program internet cepat 4G merupakan salah satu fokus Kemkominfo sampai 2019. “Targetnya menjadi negara kedua internet tercepat di ASEAN setelah Singapura,” kata Rudiantara seraya menambahkan bahwa saat ini Indonesia menempati peringkat 4 (empat ASEAN internet lelet.

Jika ingin internet cepat, harus migrasi ke 4G. Namun, bagi pelanggan 2G yang juga punya hak sebagai konsumen tetap tidak terganggu, pungkas Rudiantara (Az).

Simpan sebagai :

Berita terkait :