INFO
  •  Selamat datang di website resmi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan 
  •  Dahani Dahanai Tuntung Tulus 

PDAM Barsel Usulkan Tambah Kapasitas Water Treatment Plant 50 Liter/Detik

Selasa, 5 November 2019

 

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Selatan, Kalimantan Tengah mengusulkan kepada pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk menambah kapasitas Water Treatment Plant (WTP) 50 liter per detik.

“Kita mengusulkan peningkatan kapasitas WTP atau instalasi pengolahan air bersih menjadi 50 liter per detik,” kata Plt Direktur PDAM Tirta Barito, Armadi, Jumat kemarin.

Hal itu mengingat, PDAM Tirta Barito telah melakukan penaikan daya listrik, sehingga dapat mengoperasikan pompa intek, pompa 60, dan pompa 100, dan PDAM masih memiliki lahan yang luas untuk pembangunan instalasi pengolahan air bersih tersebut.

“Dengan demikian, maka penyaluran air bersih kepada masyarakat akan lebih maksimal, dan antrian pemasangan sambungan baru sebanyak 1000 permohonan bisa terpasang semua,” ucap pria yang aktif dalam berbagai organisasi itu.

Selain itu Armadi juga menyampaikan, semenjak dirinya menjabat sebagai Plt Direktur PDAM pada 21 Agustus 1019 lalu, dirinya telah melakukan pembenahan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pembenahan yang telah kita laksanakan yakni melakukan pembongkaran saluran limbah pembuangan, dan pengurasan Water Treatment Plant (WTP),” jelasnya.

Pihaknya juga lanjut dia, telah melakukan pengurasan reservoar atau bak penampungan yang beberapa tahun belum pernah dibersihkan, dan saat ini juga pihaknya sedang membuat peta jaringan untuk Buntok, dan IKK yang digarap tim satu data PUPR, PDAM, dan Bappeda.

“Termasuk telah melakukan pengecatan, dan pembenahan kantor yang dilaksanakan karyawan PDAM secara bergotong royong,” ujarnya.

Ia berharap agar Pemkab, dan DPRD dapat menyetujui usulan yang diajukan pihaknya tersebut, karena PDAM merupakan hajat hidup orang banyak sehingga pelayanan kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan.

Sementara salah seorang pelanggan, Wisnu mengaku pelayanan PDAM saat ini sudah membaik, karena air bersih yang disalurkan sudah lancar.

“Kita berharap agar PDAM Tirta Barito terus melakukan pembenahan, supaya kualitas pelayanan kepada pelanggan bisa optimal,” kata dia.

Oleh karena itu ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Barito (Pemkab), dan DPRD Barito Selatan dapat mendukung pihaknya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Karena kita telah mengusulkan pembangunan kantor baru pada 2020 mendatang, hal itu mengingat bangunan kantor yang ada dibangun sejak tahun 1982 yang lalu,” kata dia.

Pihaknya juga mengusulkan subsidi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bagi pelanggan, karena selama ini pelanggan disubsidi sehingga harga per kubik air Rp 3.500, dan harga tersebut tidak pernah dinaikan.

“Kalau tidak ada subsidi tentu harga per kubik air bersih berdasarkan saran dari BPKP harganya minimal Rp 4 ribu, namun kita tidak menginginkan seperti itu,” ujar Armadi.


 


Simpan sebagai :

Berita terkait :