INFO
  •  Selamat datang di website resmi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan 
  •  Dahani Dahanai Tuntung Tulus 

Eddy Raya Samsuri Tinjau Pengolahan Air Bersih PDAM Tirta Barito

Senin, 14 Oktober 2019

Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Eddy Raya Samsuri meninjau pengolahan air bersih pada Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Barito.

“Setelah dilakukan pembenahan, pengolahan air bersih pada PDAM Tirta Barito sudah menjadi lebih baik,” kata Bupati yang sebelumnya mengikuti senam bersama dengan karyawan PDAM, di Buntok, Jumat.

Meskipun demikian lanjut dia, pihaknya akan melakukan pembenahan, supaya kualitas air bersih dan pelayanan kepada masyarakat bisa terus ditingkatkan.

“Karena, seperti yang diutarakan Kepala BPK RI yang pernah berkunjung ke Barito Selatan menilai bahwa kualitas air PDAM Tirta Barito saat ini sudah bagus, dan itu dapat menjadi pemacu semangat kita dalam meningkatkan kualitas air, dan pelayanan,” ucapnya.

Pada 2020 mendatang ia mengharapkan akan ada pembangunan, dan pemasangan pipa baru lagi, hal itu mengingat masih ada sekitar 1000 antrian yang menyampaikan permohonan ingin memasang sambungan baru PDAM.

“Dengan adanya pembenahan, dan pembangunan jaringan pipa tersebut, diharapkan kedepannya PDAM Tirta Barito bisa dibanggakan, dan mampu memberikan profit, dan oriented, serta pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Barito Selatan,” kata Eddy Raya Samsuri.

Sementara Plt Direktur PDAM Tirta Barito, Armadi mengatakan semenjak dipercaya menjabat sebagai Plt Direktur PDAM pada 21 Agustus 2019 lalu, dirinya terus melakukan pembenahan.

“Pembenahan yang telah kita laksanakan yakni melakukan pembongkaran saluran limbah pembuangan, dan pengurasan Water Treatment Plant (WTP),” jelasnya.

Pihaknya juga lanjut dia, telah melakukan pengurasan reservoar atau bak penampungan yang beberapa tahun belum pernah dibersihkan, dan saat ini juga pihaknya sedang membuat peta jaringan untuk Buntok, dan IKK yang digarap tim satu data PUPR, PDAM, dan Bappeda.

“Termasuk melakukan pengecatan, dan pembenahan kantor yang dilaksanakan karyawan PDAM secara bergotong royong,” ujarnya.

Menurut dia, apa yang telah dilakukan pihaknya itu dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas air, dan kualitas pelayanan sehingga PDAM bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat di daerah ini.

Sedangkan yang belum dilaksanakan yakni melakukan perbaikan mobil tangki air yang mengalami rusak, dan mobil tangki yang digunakan saat ini merupakan mobil pinjaman untuk keperluan Barsel Expo.

“Kemudian, memperbaiki mesin genset, dan menambah kapasitas WTP menjadi 50 liter per detik, karena dengan sudah dilakukan penaikan daya listrik pada PDAM, kami dapat mengoperasikan tiga pompa intek, pompa 60 serta pompa 100,” demikian Armadi.

 


Simpan sebagai :

Berita terkait :