INFO
  •  Selamat datang di website resmi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan 
  •  Dahani Dahanai Tuntung Tulus 

BLK Kembali Laksanakan Pelatihan Magang

Selasa, 16 Juni 2020

 

Pelaksanaan pelatihan magang yang sempat tertunda karena pandemi covid-19, kini secara resmi dibuka kembali oleh Ibu Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel), di aula BLK Buntok, Senin (15/6) kemarin.

Wabup Barsel Ibu Satya Titiek Atyani Djoedir mengatakan, kegiatan yang semestinya dilaksanakan bulan Maret lalu dan tertunda karena pandemi covid-19 ini kiranya bisa dimanfaatkan sebaik mungking oleh peserta magang dalam mengikuti pelatihan kerja ini.

“Puji sukur kita panjatkan dengan secara resmi pelaksanaan pelatihan magang dapat dimulai hari ini, mengingat sempat tertunda lantaran pandemi covid-19,” kata Ibu Wakil Bupati, usai pembukaan.

Ia juga mengatakan, dengan dilaksanakannya kegiatan ini baik peserta hingga penyelenggara kiranya bisa mentaati protokoler yang sudah ditetapkan oleh gugus tugas Barsel, sehingga pelatihan ini dapat berjalan lancar.

“Saat pelatihan pakai masker, jaga jarak dan jaga kesehatan masing-masing tentunya saya ucapkan selamat belajar dalam pelatihan ini,” ucap Ibu Wakil Bupati Barsel.

Lebih lanjut olehnya sekaligus berpesan untuk semua peserta magang untuk manfaatkan sebaik mungkin ilmu yang didapat selama pelatihan ini, sehingga saat usai nanti mendapatkan skil yang dapat dipakai dalam mencari pekerjaan atau mandiri dalam buka usaha sendiri.

“Manfaatkan sebaik mungkin ilmu yang didapat, sehingga jadi modal nanti bagi kalian saat terjun langsung ke lapangan nanti, baik berwira usaha sendiri maupun ikut orang lain,” tegas beliau.

Ditempat yang sama Kepala BLK Buntok Hatrin mengatakan, peserta magang yang mengikuti pelatihan magang ini merupakan hasil rekrutan dari semua daerah tidak hanya Barsel.

Yang mana seleksi dibuka melalui media sosial, online maupun cetak dan yang lolos seleksilah mengikutik pelatihan hari ini.

“Jadi peserta magang ini tidak hanya dari Barsel saja, namun ada juga peserta yang lolos seleksi dari daerah lain juga ikut magang,” kata Hatrin.

Ditambahakan olehnya persaratan untuk mengikuti pelatihan ini tidak hanya bergantung pada pendidikan saja, namun asal ada kemauan, sehat jasmani dan rohani serta berkelakuan baik sudah bisa mengikuti seleksi.

“Jadi kita tidak berpatokan pada pendidikan, asal peserta sudah berumur 17 tahun sudah bisa mengikuti seleksi pelatihan magang yang dilaksanakan beberapa waktu lalu,” terang Hatrin.

(sumber : kanalkalimantan.com/is)


Simpan sebagai :

Berita terkait :