INFO
  •  Selamat datang di website resmi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan 
  •  Dahani Dahanai Tuntung Tulus 

Bapak Bupati Terangkan Area Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan di Daerah Barito Selatan

Jumat, 5 Juni 2020

 

Bupati Barito Selatan Bapak Eddy Raya Samsuri mengatakan, kawasan hutan di tiga kecamatan di wilayah setempat sangat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kawasan hutan tersebut berada di Kecamatan Karau Kuala, Dusun Hilir dan Jenamas," katanya saat mengikuti rapat koordinasi penanggulangan bencana dengan Gubernur Kalimantan Tengah melalui konferensi video di Buntok, Kamis kemarin.

Bapak Bupati menjelaskan, adapun jenis tanah pada areal kawasan yang rawan terjadi kebakaran dan berpotensi terjadi kebakaran itu, yakni tanah gambut dengan kedalaman bervariasi, kurang lebih 1-3,5 meter. 

"Kawasan tersebut jauh dari permukiman penduduk dan tidak ada akses jalannya. Lokasinya masuk dalam kawasan hutan lindung," ucap beliau.

Bapak Bupati berharap kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat bisa membantu pemadaman lewat udara melalui helikopter maupun pesawat, apabila terjadi karhutla di lokasi yang sulit dijangkau tersebut.

Selain di tiga kecamatan itu, daerah yang rawan terjadinya karhutla berada di perbatasan, baik perbatasan dengan Barito Utara, Barito Timur, Kapuas dan Pulang Pisau, serta Hulu Sungai Utara selalu terjadi bencana karhutla.

Apabila terjadi karhutla di wilayah perbatasan itu, biasanya sulit dipadamkan, karena luasnya wilayah dan jarak jangkauannya jauh.

Perlu dibangun posko-posko seperti yang telah dilakukan bekerja sama dengan Dirjen Kehutanan, maupun pendirian sarana dan prasarana bantuan dari pusat seperti dari Dirjen Lingkungan Hidup.

Pada kawasan jalan nasional Buntok-Palangka Raya, tepatnya di perbatasan antara Kecamatan Mantangai, Timpah dan Dusun Utara juga perlu dibangun posko, sebab di daerah ini juga sangat rawan terjadi karhutla, begitu juga di Jalan Buntok-Ampah.

"Apabila terjadi kebakaran, maka kami bersama dengan tim dari kabupaten tetangga bisa dengan segera memadamkan api," Bapak Bupati mengukapkan.

Rapat koordinasi penanggulangan bencana melalui telekonferensi video bersama Gubernur Kalimantan Tengah di aula kantor Bupati Barito Selatan itu, juga dihadiri Kapolres AKBP Devy Firmansyah dan Forkopimda lainnya, serta sejumlah kepala SOPD setempat.

(sumber : kalteng.antaranews.com/is)


Simpan sebagai :

Berita terkait :